• Temukan

    Rabu, 07 Desember 2016

    SYEKH ABDUL QADIR AL-JAILANI


    SYEH ABDUL QADIR AL-JAILANI

                    Syekh Abdul Qadir al-Jailani radhiyallahu ‘anhu dilahirkan di Jailan (Jilan), Persia pada tahun 470 H. Ayahnya meninggal saat ia masih kecil, sehingga ia pun menjadi yatim. Paruh pertama hidupnya ia jalani bersama sang ibu. Kala usianya menginjak 18 tahun, ia pergi menuntut ilmu ke Bagdad, Irak, tepatnya pada tahun 488 H. Tahun itu bertepatan dengan tahun al-Imam Abu Hamid al-Ghazali tidak lagi memberikan pengajaran di Madrasah Nizhamiyah, Bagdad dan memilih melakukan uzlah.
    Garis keturunan Syekh Abdul Qadir al-Jailani
                    Dari sisi ayahnya bersambung kepada Sayidina Haan ra. Yang bergelar as-Sabth. Adapun dari sisi ibunya,perlu diketahui bahwa garis keturunan beliau bersambung hingga kepada Sayidina Husain. Tak hanya itu, garis keturunan Syekh Abdul Qadir al-Jailani juga bersambung kepada tiga khalifah lainya, yaitu Abu Bakar Shiddiq, Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan.
    Anak-anak dan Istri
                    Syekh Abdul Qadir dikaruniai 12 anak yang semuanya laki-laki. Mereka adalah : Syekh Abdul Wahhab, Syekh Abdur Razzaq, Syekh Abdul ‘Aziz, Syekh Abdul Jabbar, Syekh Abdul Ghafur, Syekh Abdul Ghaniy, Syekh Shalih, Syekh Muhammad, Syekh Musa, Syekh ‘Isa, Syekh Ibrahim, dan yang terakhir Syekh Yahya. Adapun istrinya bernama Fathimah, sang pelayan Tuhan dari Bani Alawi. Semoga Allah mensucikan Jiwa mereka seluruhnya.
    Wafat
                    Syekh Abdul Qadir wafat setelah sebelumnya menderita sakit dalam waktu yang cukup singkat. Konon, sakit beliau ini berlagsung satu hari satu malam. Beliau wafat dalam usia 91 tahun, tepatnya pada malam Sabtu, 10 Rabiul Awwal, tahun 561 H dan dimakamkan di kota Bagdad, Irak. Sepanjang usia beliau dihabiskan untuk berbuat baik, mengajar dan membimbing masyarakat.
      Sumber : Futuhul Ghaib, Relevations of The Unseen, 2016, Madani : Jakarta

    1 komentar: